Sekretaris PPWI Konsel Menantang Polres Konsel Segera Turun Menangkap Para Oknum Dugaan Penambang Pasir Ilegal.

Oplus_0

Konsel-Aktipitas tambang pasir ilegal yang berada di Kelurahan Potoro. Kecamatan Andoolo. Kabupaten Konawe Selatan. Provinsi Sulawesi Tenggara, sudah sangat meresahakan hal itu di akibatkan adanya dugaan penambangan pasir ilegal yang diduga kuat tidak pernah tersentuh oleh aparat penegak hukum, tentuh adanya kegiatan tersebut sangat berdampak bagi masyarakat petani pemilih lahan sawah yang mengantungkan dan menggandalkan hidup mereka demi keluarga.

Hal itu disampaikan Sekretaris PPWI Konsel Yusdar saat ditemui media ini dikediamannya, Minggu (21/09/2025).

“Dari hasil pantauan di beberapa titik jalur  sungai bendungan Potoro maupun di bagian lahan persawahan di temukan ada  beberapa titik-titik lokasi yang memang sangat memprihantinkan, utamanya di pinggir lahan persawahan masyarakat yang setiap musim penghujan datang bibir tebing terus terkikis sehingga mengakibatkan lahan sawah yang pas berada di jalur lintas air mulai hilang terkerus, Ucapnya.”

Tentuh penyebab terkikisnya lahan sawah masyarakat di akibatkan adanya penambangan pasir ilegal yang  dilakukan oleh oknum-oknum tidak bertanggung yang memikirkan kepentingan pribadinya tanpa memikirkan hajat orang banyak, kalau ini terus dibiarkan maka potensi lahan sawah masyarakat Potoro lambat laun pasti hilang di telan bumi.”

Parahnya lagi, bangunan induk bendungan Potoro terlihat sudah sangat memprihantinkan kondisinya dan telah mengalami kerusakan sangat parah, tentuh hal itu jika dibiarkan terus menerus adanya  penambangan pasir ilegal apabila musim hujan datang bangunan induk tersebut dipastikan terbawah akibat hantaman banjir, bebernya.”

Untuk itu selaku aktivis dan pemuda masyarakat Potoro menantang Aparat Penegak Hukum (APH) dalam hal ini Polres Konsel segera turun menertibkan dan menangkap para penambang pasir ilegal yang sudah beroprasi selama bertahun-tahun dan apabila hal ini tidak di indahkan oleh pihak Polres Konsel maka Yusdar akan melakukan penyuratan resmi kepada ketua PPWI Wilson Lalengke di pusat agar segera melanjutkan keluhan masyarakat pemilik lahan sawah kepada Presiden Prabowo,Tutupnya.

 

Laporan : Tim

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *