Sulawesi Tenggara – Lembaga Komando Pemberantasan Korupsi (L-KPK) Konsel Provinsi Sulawesi Tenggara meminta kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk melakukan audit secara menyeluruh terhadap realisasi penggunaan anggaran Dana Desa (DD) di Desa Panggulawu, Kecamatan Sawa, Kabupaten Konawe Utara yang diduga ada penyimpangan.
Desakan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua L-KPK Konsel, Yusdar, sebagai bentuk kepedulian terhadap transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan desa, Senin (22/06/26).
Yusdar mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pantauan dan investigasi di lapangan, pihaknya menemukan adanya dugaan kejanggalan dalam realisasi penggunaan anggaran Dana Desa Panggulawu sejak tahun 2021 hingga 2025.
“Salah satu item pekerjaan yang menjadi sorotan adalah pengadaan bibit ikan yang dilaksanakan setiap tahun. Kami melihat adanya indikasi ketidaksesuaian dalam pelaksanaannya dan berpotensi merugikan keuangan negara,” ujar Yusdar.
Lebih lanjut, Yusdar menjelaskan bahwa temuan tersebut juga mengacu pada data laporan pertanggungjawaban yang dipantau melalui sistem informasi desa. Dari hasil analisis tersebut, terdapat sejumlah hal yang dinilai perlu mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut oleh lembaga berwenang.
L-KPK Konsel berharap agar BPK segera melakukan audit secara komprehensif guna memastikan penggunaan anggaran Dana Desa berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta menghindari potensi kerugian negara.
“Kami meminta agar proses audit dilakukan secara transparan dan profesional, sehingga masyarakat dapat mengetahui secara jelas bagaimana pengelolaan Dana Desa tersebut,” tambahnya.
Sebagai lembaga kontrol sosial, L-KPK Konsel berkomitmen untuk terus mengawal penggunaan anggaran publik demi terciptanya tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas dari praktik korupsi.
Lebih lanjut Yusdar menegaskan, persoalan ini segera ditindak lanjuti di kejaksaan tinggi Sulawesi tenggara agar segera dilakukan pemeriksaan atas dugaan kami,” tutupnya.
Sampai berita ini ditayangkan pihak media masih berupaya mengkonfirmasi sebagai bentuk keberimbangan.
Laporan:Tim/Red






