KENDARI — Babak baru Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Sulawesi Tenggara resmi dimulai. Musyawarah Provinsi (Musprov) IX Perbakin Sultra yang digelar di Hotel Claro Kendari, Sabtu (19/9/2026), menjadi momentum penting untuk memperkuat organisasi sekaligus menatap masa depan prestasi olahraga menembak di Bumi Anoa.

Musprov IX tersebut dihadiri perwakilan Pengurus Besar Perbakin serta jajaran ketua umum dan pengurus Perbakin kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara.
Dalam forum organisasi tersebut, Irjen Pol Dr. Himawan Bayu Aji, S.H., S.I.K., M.H. resmi dikukuhkan sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi Perbakin Sultra masa bakti 2026–2030.
Pengukuhan ini menandai dimulainya periode kepengurusan baru dengan tantangan sekaligus target yang lebih besar, khususnya dalam memperkuat pembinaan atlet dan meningkatkan prestasi olahraga menembak Sulawesi Tenggara.
Bukan sekadar pergantian kepemimpinan, Musprov IX juga menjadi ruang konsolidasi seluruh jajaran Perbakin di Sultra untuk menyatukan langkah dan menyusun arah organisasi dalam empat tahun ke depan.
Dalam kepengurusan tersebut, H. Wahyu Ade Pratama Imran, S.H, yang merupakan Ketua Umum Perbakin Konawe Selatan (Konsel), turut mendapat kepercayaan untuk mendampingi Ketua Umum Perbakin Sultra.
Penunjukan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara kepengurusan provinsi dan kabupaten/kota dalam menjalankan roda organisasi Perbakin Sultra.
Kehadiran jajaran pengurus dari berbagai daerah juga menjadi modal penting dalam membangun koordinasi yang lebih solid, terutama dalam program pembinaan atlet dan pengembangan olahraga menembak di Sulawesi Tenggara.
Musprov IX Perbakin Sultra mengusung tema “Bersama Kita Wujudkan Perbakin Modern, Mandiri dan Berprestasi.”
Tema tersebut menjadi pijakan bagi kepengurusan baru untuk membawa Perbakin Sultra menuju tata kelola organisasi yang semakin modern dan profesional, sekaligus mendorong kemandirian organisasi serta peningkatan prestasi atlet.
Semangat tersebut juga sejalan dengan kebutuhan Perbakin Sultra untuk memperkuat pembinaan secara berkelanjutan, meningkatkan kualitas atlet, serta menciptakan regenerasi penembak berprestasi dari berbagai daerah.
Dengan dikukuhkannya kepengurusan masa bakti 2026–2030, Perbakin Sultra kini memasuki fase baru. Konsolidasi organisasi, pembinaan atlet, dan peningkatan prestasi menjadi sejumlah agenda yang akan menjadi perhatian dalam perjalanan kepengurusan ke depan.
Musprov IX akhirnya bukan hanya menjadi forum pergantian kepengurusan, tetapi juga menjadi momentum untuk menyatukan tekad seluruh keluarga besar Perbakin Sultra.
Dari Sulawesi Tenggara untuk prestasi yang lebih tinggi. Bersama membangun Perbakin yang modern, mandiri dan berprestasi.
Laporan:Ys
Editor:Red






