KONAWE SELATAN – Pemerintah Desa (Pemdes) Onembute, Kecamatan Palangga, Kabupaten Konawe Selatan, menggelar Pekan Olahraga Antar Dusun (Pordus) sebagai ajang mempererat tali silaturahmi, menumbuhkan semangat kebersamaan, sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat. Kegiatan yang diikuti empat dusun ini berlangsung sejak 3 Oktober hingga 23 Oktober 2026, dengan acara penutupan dijadwalkan pada 24 Oktober 2026.
Sebagaimana disampaikan Sekretaris Panitia Pordus, Harno, S.Kom., saat ditemui media ini, Senin (12/10/2026), mengatakan bahwa panitia mempertandingkan sebanyak 12 cabang olahraga dalam kegiatan tersebut. Dari berbagai cabang olahraga yang dilombakan, bola dangdut menjadi salah satu pertandingan paling seru dan mengundang gelak tawa penonton. Lomba yang diikuti kaum ibu ini menghadirkan momen-momen unik yang membuat suasana pertandingan semakin meriah. Kelucuan terjadi ketika para peserta berusaha menendang bola, tetapi terkadang tendangannya justru meleset dari sasaran. Suasana semakin menghibur saat bola diperebutkan, bahkan tak jarang direbut oleh rekan satu tim sendiri.
Puncak kelucuan terjadi ketika panitia mematikan musik pengiring pertandingan. Seketika, para ibu yang sebelumnya sibuk mengejar bola langsung menghentikan permainan dan bergoyang mengikuti irama yang terbayang dalam suasana pertandingan. Aksi spontan tersebut turut diikuti para suporter dari kedua tim, sehingga gelak tawa dan sorak-sorai penonton semakin menambah semarak kegiatan.
Harno mengatakan, kehadiran berbagai cabang olahraga dalam Pordus diharapkan mampu memberikan ruang bagi masyarakat untuk berpartisipasi aktif, menjaga kekompakan, dan menikmati suasana kebersamaan antar dusun,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Desa Onembute, Eksan, S.Pd., menyampaikan dukungan dan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, Pordus bukan sekadar ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial masyarakat. Sehingga melalui kegiatan seperti ini, ibu-ibu bisa bersilaturahmi dengan sesama warga sekaligus berolahraga untuk menjaga kesehatan. Jadi, manfaatnya bukan hanya untuk kebersamaan, tetapi juga kesehatan masyarakat.
Eksan juga menilai kegiatan tersebut memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi masyarakat. Kehadiran warga dan pengunjung selama pelaksanaan lomba membuka peluang bagi para pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) untuk menjajakan dagangan mereka. Dengan demikian, Pordus tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga berpotensi menambah penghasilan keluarga melalui aktivitas ekonomi yang tumbuh selama kegiatan berlangsung.
Di tempat yang sama, Ketua Panitia Pordus, Nalis, S.Pd., turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga Desa Onembute yang telah berpartisipasi dan memberikan dukungan sehingga kegiatan tersebut dapat terlaksana dengan baik. Ia berharap semangat kebersamaan yang terbangun selama pelaksanaan lomba dapat terus terjaga, tidak hanya di lapangan pertandingan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Sebagai Ketua Panitia Lomba, mengundang seluruh masyarakat Desa Onembute maupun warga dari luar desa untuk hadir memeriahkan malam penutupan Pordus pada 24 Oktober 2026.
Menurutnya, malam penutupan akan dimeriahkan dengan lulo umum, yang menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk berkumpul, bergembira, dan mempererat persaudaraan. Acara tersebut rencananya akan dihibur oleh penyanyi lokal dengan iringan Elekton Triple X serta DJ Habib Gemoy sebagai player.
Nalis berharap, melalui kegiatan Pordus ini semangat olahraga, kekompakan, dan persaudaraan antar dusun semakin kuat. Lebih dari sekadar mengejar kemenangan, kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa kebersamaan, hiburan, kesehatan, dan peluang ekonomi dapat tumbuh bersama dalam satu perhelatan masyarakat. Dan Pordus Onembute bukan hanya tentang siapa yang menang dan kalah, melainkan tentang bagaimana seluruh warga dapat berkumpul, tertawa, saling mendukung, dan merayakan kebersamaan, tutupnya.
Diketahui beberapa cabor yang dipertandingkan antara lain. Mini soccer ketegori dewasa, Mini soccer kategori Anak-anak SD dan SMP,Volly Putra-putri, Bola gotong tingkat Ibu-ibu, Kerta balon tingkat Ibu-ibu, Estafet sarung tingkat Ibu-ibu, Lari kelereng tingkat Anak-anak, Lari karung tingkat Anak-anak, Lomba karaoke dan sambung lirik, lomba domino berdikari dan Catur.
Laporan:Red






