Potoro- Sekolah Dasar Negeri 6 Andoolo menutup rangkaian kelulusan siswa kelas VI dengan kegiatan ramah tamah dan perpisahan yang berlangsung penuh haru dan kebahagiaan, Sabtu (06/06/26).
Acara yang digelar di lingkungan SD Negeri 6 Andoolo ini menjadi momen berkesan bagi para siswa, guru, dan orang tua. Perpisahan tersebut menghadirkan suasana campur aduk antara rasa bahagia atas kelulusan dan kesedihan karena harus berpisah setelah menempuh pendidikan bersama.
Berbagai pertunjukan turut memeriahkan kegiatan ramah tamah tersebut. Di antaranya penampilan tarian tradisional Mondotambe serta pertunjukan vokal dengan lagu berjudul *Ayah dan Ibu* yang sukses menyentuh hati para hadirin. Banyak orang tua murid terlihat terharu hingga meneteskan air mata saat menyaksikan penampilan tersebut.
Kepala SD Negeri 6 Andoolo, Soni Mansyah, S.Pd, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh siswa yang telah lulus. Ia juga memberikan pesan mendalam kepada para siswa agar tidak melupakan almamater dan jasa para guru.
“Jangan pernah melupakan sekolah ini maupun jasa-jasa guru kalian yang telah memberikan ilmu, mendidik, membentuk karakter, serta menanamkan nilai-nilai kehidupan. Guru adalah orang tua kedua kalian di sekolah,” ujarnya.
Lebih lanjut, Soni Mansyah berpesan kepada seluruh siswa untuk terus melangkah ke jenjang berikutnya dengan semangat dan tekad menjadi pribadi yang membanggakan.
“Jadilah anak yang membanggakan bagi kedua orang tua, tidak hanya dalam prestasi, tetapi juga dalam akhlak dan sikap,” tambahnya.
Acara ramah tamah dan perpisahan tersebut turut dihadiri oleh Camat Andoolo, Ketua PGRI Andoolo, Lurah Potoro, tokoh masyarakat, serta seluruh orang tua murid yang memberikan dukungan penuh kepada Guru dan para siswa.
Acara ramah tamah ini menjadi penutup yang manis sekaligus mengharukan bagi perjalanan siswa kelas VI SD Negeri 6 Andoolo sebelum melangkah ke jenjang pendidikan berikutnya.
Laporan:Red






