Konsel-Kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Tahun 2026 di Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa resmi ditutup. Penutupan ditandai dengan penyerahan piagam penghargaan dari panitia dan kepada para peserta, yang berlangsung di Pasar tradisional kelurahan Potoro Kecamatan Andoolo, Minggu (19/04/26).
Acara penutupan tersebut dihadiri langsung oleh Pengelola Lembaga Pendidikan IAI Rawa Aopa antara lain Pendiri/Pembina Al Asri, S.Pd.,M.Si, Wakil rektor bidang perencanaan keuangan dan kepegawaian Ismail Suardi Wekke, Asriawan, S.Kom dan Atin Mujizatin, S.Pd,. M.Pd.
Diketahui, kegiatan PBAK tahun ini berlangsung selama tiga hari dan diikuti oleh mahasiswa baru dari berbagai program studi. Selama pelaksanaan, para peserta menunjukkan antusiasme tinggi serta semangat kebersamaan dalam mengikuti setiap rangkaian kegiatan yang telah disiapkan oleh panitia.
Ketua panitia PBAK Sardin, S.Pd.I., M.Pd yang juga selaku wakil rektor III IAI Rawa Aopa, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi aktif selama kegiatan berlangsung. Ia juga mengungkapkan rasa bangganya atas kedisiplinan, kekompakan, dan semangat belajar yang ditunjukkan oleh mahasiswa baru.
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta PBAK 2026. Semangat yang ditunjukkan selama tiga hari ini menjadi awal yang baik dalam membangun karakter mahasiswa yang berintegritas dan berdaya saing,” ujarnya.
Dengan berakhirnya kegiatan ini, diharapkan para mahasiswa baru dapat lebih siap menjalani proses perkuliahan serta mampu mengembangkan potensi diri dalam lingkungan akademik yang berlandaskan nilai-nilai keislaman dan kearifan lokal.
Penutupan PBAK 2026 ini menjadi momentum awal bagi mahasiswa untuk memulai perjalanan akademik mereka di IAI Rawa Aopa dengan penuh semangat dan tanggung jawab.
Ditempat yang sama. Ketua Program Studi Hukum Tata Negara (HTN), Suriansyah, S.Sos.I,. M.H menegaskan pentingnya menjaga integritas dan semangat belajar bagi mahasiswa baru saat memberikan sambutan pada acara penutupan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK).
Dalam sambutannya, Suriansyah menyampaikan bahwa PBAK bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk mengenal dunia akademik secara lebih mendalam. Ia menekankan bahwa mahasiswa harus memiliki karakter kuat, disiplin, serta mampu berpikir kritis dalam menghadapi berbagai dinamika ke depan.
“Mahasiswa harus menjadi garda terdepan dalam menjunjung tinggi nilai-nilai konstitusi dan keadilan. Jadikan momentum PBAK ini sebagai awal untuk membangun komitmen dalam menempuh pendidikan dengan sungguh-sungguh,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia juga mengingatkan agar mahasiswa baru mampu beradaptasi dengan lingkungan kampus serta aktif dalam berbagai kegiatan akademik maupun organisasi kemahasiswaan. Menurutnya, keseimbangan antara akademik dan pengalaman organisasi akan menjadi bekal penting dalam membentuk kualitas diri mahasiswa, tutupnya.
Laporan:Ys
Editor: Tim/Red






